“Kamu tidak harus selalu kuat sendirian. Hari ini, kamu boleh ditopang oleh tubuhmu sendiri.”
- Ibunda
Pada 15 Februari 2026, suasana tenang dan fokus terasa sejak pagi di Studio Calm & Strong Pilates. Selama tiga jam, salah satu ruang Calm & Strong Pilates Studio menjadi ruang kolaborasi dan refleksi bagi peserta dengan rangkaian kegiatan yang menggabungkan olahraga Pilates yang dibawakan oleh Nur Hasanah (Principal Pilates Instructor) dengan pemahaman psikologi yg dibawakan oleh Jiwika Mira Joice Hutajulu, M.Psi., Psikolog untuk membantu mengelola stres, meningkatkan kesadaran diri, dan membangun keseimbangan tubuh serta pikiran.
Event ini dirancang untuk peserta usia 20 tahun ke atas yang ingin merawat kesehatan mental melalui pendekatan gerak sadar (mindful movement) yang praktis dan aplikatif dalam kehidupan sehari-hari.
Pilates dapat menjadi strategi koping adaptif yang sehat. Melalui pernapasan dan gerakan tubuh, Pilates membantu menenangkan sistem saraf dan memperlebar window of tolerance, sehingga emosi lebih stabil. Dengan window of tolerance yang lebih luas, seseorang lebih mampu menghadapi stres tanpa mudah panik, kewalahan, atau bereaksi berlebihan.
Suasana Latihan yang Tenang dan Fokus melalui Pilates for Emotional Release
Sesi dimulai dengan mengajak peserta merasakan sensasi tarikan napas pada setiap bagian anggota tubuh, kemudian latihan pilates yang menekankan sinkronisasi antara napas dan gerakan tubuh. Peserta diajak memperhatikan sensasi tubuh secara perlahan untuk membangun koneksi antara tubuh dan pikiran (mind-body connection).
Pendekatan ini membantu peserta:
· melepaskan ketegangan otot,
· menenangkan sistem saraf,
· meningkatkan fokus dan kesadaran diri.
Latihan dilakukan secara bertahap sehingga dapat diikuti baik oleh pemula maupun yang sudah terbiasa berolahraga pilates.
Pemahaman Psikologis tentang Soma Body Mapping & Window of Tolerance

Selain latihan fisik, peserta mendapatkan sesi edukasi psikologi mengenai respons stres, pengaruh pikiran terhadap tubuh, serta strategi regulasi emosi yang sederhana namun efektif.
Materi disampaikan dengan bahasa yang mudah dipahami dan dikaitkan langsung dengan pengalaman sehari-hari, sehingga peserta dapat:
· mengenali tanda stres lebih dini,
· memahami hubungan napas dan emosi,
· menerapkan teknik menenangkan diri secara mandiri (window of tolerance)
Diskusi Interaktif dan Refleksi Diri dengan Support Group Discussion with a Psychologist and Principal Pilates Instructor

Salah satu momen yang paling dirasakan manfaatnya adalah sesi diskusi interaktif. Peserta berbagi pengalaman, mengajukan pertanyaan, dan mendapatkan panduan langsung dari Kak Jiwi (Psikolog) dan Kak Hannah (Principal Pilates Instructor).
Melalui refleksi yang dipandu, peserta diajak memahami bahwa keseimbangan tubuh dan pikiran bukan sesuatu yang instan, melainkan keterampilan yang dapat dilatih secara konsisten. Serta di akhir kegiatan workshop peserta dipandu oleh psikolog untuk melakukan Butterfly Hugs & Guided Affirmations by a Psychologist.
Dampak yang Dirasakan Peserta
Kombinasi gerakan pilates dan pendekatan psikologi memberikan pengalaman yang menyeluruh bagi peserta.
“Seru banget, banyak hal yg bisa dipelajari, aku sendiri merasa lebih aware sama emosiku, fisikku dan posturku. Jadi menurutku sesi kali ini seru banget. Kalau ada lagi, kayanya aku bakal ikut lagi karena akan dapat banyak ilmu baru dan aku juga akan ajak temen-temenku untuk ikut ini karena ilmu ini penting banget untuk diketahui semua orang.”
— Annisa Amalia
“Workshop yang dibawain menarik banget, bagaimana caranya kita tau bahwa emosi kita itu ternyata relate banget sama fisik dan kemudian diajari cara release-nya pake kegiatan atau gerakan dalam pilates, dan saya sendiri sebenernya udah ikut pilates 1 tahun yang lalu cuma baru dapet insight baru dari workshop ini. Jadi bagus banget ditunggu seri ke-2 nya.”
— Kiki Dian Marianna
“Alhamdulillah setelah mengikuti workshop ini, saya jadi lebih memahami ternyata kita harus mendengarkan sinyal yg diberikan dari setiap anggota tubuh dan dapat me-release-nya melalui nafas dan gerak yg diajarkan melalui pilates. Workshop ini sangat menarik untuk me time dan mengisi waktu diantara padatnya kegiatan sehari-hari.”
- Akhyara
Penutup
Workshop A Date with Yourself: Healing, Moving, and Embracing Who You Are yang diadakan oleh Calm & Strong Pilates yang berkolaborasi dengan Ibunda, menjadi ruang refleksi yang mengingatkan pentingnya merawat tubuh dan pikiran secara bersamaan. Melalui latihan mindful movement dan pemahaman psikologis yang aplikatif, peserta tidak hanya berolahraga, tetapi juga belajar memahami diri dengan lebih sadar.
Kegiatan ini menunjukkan bahwa kesehatan mental dapat didukung melalui gerakan yang tepat, napas yang terarah, dan kesadaran yang dilatih secara konsisten dalam kehidupan sehari-hari.